(Sumenep) Pada hari Jumat, 23 Mei 2025, Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Wiraraja telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertempat di Graha Cemara, Universitas Wiraraja.
Kegiatan ini bertujuan untuk menentukan dan merumuskan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Program Studi Pendidikan IPA sebagai bagian dari proses pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Penetapan CPL ini menjadi langkah strategis untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan relevan dengan tuntutan dunia kerja serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
FGD ini dihadiri oleh:
• Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Bapak Ach. Puniman, M.Pd.I
• Ketua Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Ibu Dyah Fajarianingtyas, S.Si., M.Pd
• Seluruh dosen tetap Program Studi Pendidikan IPA
• Perwakilan alumni Program Studi Pendidikan IPA
Dalam sambutannya, Bapak Ach. Puniman, M.Pd.I menyampaikan bahwa:
“Kegiatan Focus Group Discussion ini merupakan salah satu bentuk komitmen kita dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Dengan merumuskan capaian pembelajaran lulusan secara tepat, kita tidak hanya menyiapkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata di dunia kerja dan masyarakat. Saya berharap kegiatan ini menghasilkan rumusan CPL yang aplikatif, relevan, dan sesuai dengan visi misi program studi serta fakultas.”
Sedangkan Ibu Dyah Fajarianingtyas, S.Si., M.Pd, selaku Ketua Program Studi Pendidikan IPA, dalam sambutannya menyatakan bahwa:
“Kegiatan ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk menyatukan pandangan dan masukan dari berbagai pihak, baik akademisi maupun alumni, demi menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi di bidang sains, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan abad 21, dan daya saing tinggi. Hasil dari FGD ini akan menjadi fondasi utama dalam pengembangan kurikulum yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan IPTEK.”
Sementara itu, perwakilan alumni Program Studi Pendidikan IPA menyampaikan pandangan bahwa:
“Sebagai lulusan yang telah terjun langsung ke dunia kerja, kami melihat pentingnya integrasi antara teori yang kuat dengan keterampilan praktis yang aplikatif. Capaian pembelajaran lulusan harus dirancang agar mahasiswa memiliki kemampuan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, serta penguasaan teknologi yang memadai. Selain itu, soft skills seperti etika kerja, kepemimpinan, dan adaptabilitas juga perlu diperkuat dalam proses pembelajaran di kampus.”
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dalam merumuskan CPL yang tepat sasaran dan berorientasi pada masa depan lulusan.
Kegiatan FGD berlangsung dengan diskusi yang dinamis, partisipatif, dan menghasilkan berbagai masukan strategis. Seluruh hasil diskusi akan disusun menjadi dokumen tindak lanjut sebagai dasar dalam penyusunan dan revisi kurikulum Program Studi Pendidikan IPA. (ant)
