Sumenep – Pada hari Sabtu, tanggal 19 Juli 2025, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Wiraraja menyelenggarakan kegiatan yudisium dengan mengusung tema “Membangun Asa, Mewujudkan Cita Bersama FKIP Universitas Wiraraja.”
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Arya Wiraraja ini diikuti oleh sebanyak 82 yudisiawan, terdiri dari 9 yudisiawan dari Program Studi Pendidikan IPA dan 73 yudisiawan dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Yudisium ini turut dihadiri oleh seluruh anggota senat fakultas, dosen, dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan FKIP, serta tamu undangan khusus dari wali yudisiawan terbaik sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas pencapaian akademik yang membanggakan.
Dalam sambutannya, Ketua Senat yang juga Dekan FKIP, Bapak Ach. Puniman, S.Pd.I., M.Pd.I., menyatakan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru sebagai sarjana pendidikan. Beliau mengajak para yudisiawan untuk terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, dan menjadi pendidik yang menginspirasi di tengah masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara ilmu, nilai, dan tindakan nyata dalam menciptakan generasi masa depan yang unggul dan berkarakter.
Sedangkan Kaprodi Pendidikan IPA, Ibu Dyah Fajarianingtyas, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan yudisium ini merupakan bukti nyata dari proses pendidikan yang intensif dan dedikasi tinggi selama masa studi. Beliau menekankan pentingnya semangat untuk terus belajar dan berinovasi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan ke depan.
Adapun Kaprodi PGSD, Bapak Anang Hadi Cahyono, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa para yudisiawan PGSD telah melalui proses pembelajaran yang tidak mudah dan penuh tantangan. Ia berharap lulusan PGSD dapat menjadi guru yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, empati, dan komitmen tinggi dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Menambah semarak acara, kegiatan yudisium kali ini juga dimeriahkan oleh penampilan Band Mahesa yang menghadirkan nuansa hiburan dan kehangatan, menjadikan momen yudisium tidak hanya penuh makna, tetapi juga berkesan dan menggembirakan bagi seluruh peserta.
Momen yudisium ini menjadi simbol kelulusan akademik sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan dalam mewujudkan cita-cita dan memberikan kontribusi nyata di dunia pendidikan. (ant)
